Caption Gambar : Gaya animasi ala film 3D (Pixar/Disney)
Author: RZ
Created: Sep 04, 2026
Category: Olah Raga dan Otomotif
Views: 39
www.manggalanews.com – Makassar. Pelatih Como 1907, Cesc Fabregas, secara terbuka mengungkap dinamika yang terjadi di balik perombakan sektor penjaga gawang timnya pada hari-hari terakhir bursa transfer musim panas 2026.
Bursa transfer musim panas Liga Italia (Serie A) musim 2026/2027, resmi berakhir pada Selasa, 1 September 2026 pukul 20.00 waktu Italia (CET) atau sekitar Rabu, 2 September 2026 pukul 01.00 WIB, namun cerita menarik masih tersisa dari ruang ganti I Lariani. Hierarki penjaga gawang Como berubah secara mendadak setelah klub sebelumnya tidak memiliki rencana untuk mendatangkan kiper baru.
Fabregas mengatakan manajemen Como awalnya merasa cukup dengan komposisi Jean Butez sebagai penjaga gawang utama, didampingi Emil Audero dan Noel Tornqvist.
Situasi kemudian berubah setelah Tornqvist mendesak untuk meninggalkan klub dan bergabung dengan Monza dengan status pinjaman. Keputusan tersebut membuat Como harus bergerak cepat mencari pengganti di tengah waktu yang sangat terbatas.
Fabregas mengaku kecewa dengan perubahan sikap kiper asal Swedia tersebut. Menurutnya, klub sebenarnya telah mencoba mencari penjaga gawang baru, termasuk dari klub-klub Italia, namun kesulitan menemukan sosok yang sesuai kebutuhan.
Beruntung, Como kemudian mendapat kesempatan merekrut Robert Sanchez dari Chelsea. Klub bergerak cepat dan berhasil mengamankan jasa kiper asal Spanyol itu dengan status pinjaman.
Kedatangan Sanchez pun langsung mengubah persaingan di bawah mistar. Jean Butez kini harus bersaing dengan Sanchez untuk memperebutkan posisi utama.
Sementara itu, Emil Audero memilih mencari peluang bermain di klub lain. Kiper yang memiliki darah Indonesia tersebut akhirnya bergabung dengan Rayo Vallecano di LaLiga dengan status pinjaman.
Menariknya, dalam penjelasan panjang Fabregas mengenai perubahan komposisi penjaga gawang Como, nama Audero tidak disebutkan secara khusus.
Untuk melengkapi komposisi kiper, Como juga menunjuk penjaga gawang veteran berusia 36 tahun, Mauro Vigorito, yang diproyeksikan memberikan pengalaman sekaligus menjadi mentor bagi pemain lain.
“Kami tidak pernah mempertimbangkan untuk merekrut satu pun,” kata Fabregas, dikutip dari Calcio Como.
Menurut mantan gelandang Arsenal, Barcelona, dan Chelsea itu, kedatangan Sanchez merupakan kesempatan yang datang secara mendadak dan langsung dimanfaatkan klub.
“Robert adalah kiper hebat. Jean juga fenomenal. Sekarang kami memiliki dua kiper hebat yang harus berjuang seperti pemain lainnya,” ujar Fabregas.
Persaingan di sektor penjaga gawang Como pun kini semakin sengit. Kedatangan Sanchez menjadi salah satu perubahan besar yang mewarnai perjalanan I Lariani menjelang lanjutan Serie A musim 2026-2027.
Baca juga:
Jangan Abaikan Lampu Indikator Kendaraan, Kenali Arti dan Risikonya
BRI Super League 2026/2027 Resmi Kick-Off Hari Ini, 18 Tim Siap Berebut Gelar
Bursa Transfer 2026 Menggila! Enzo Fernandez ke Man City, Premier League Pecahkan Rekor
Kabar Gembira untuk Suporter! Pemenang Tender Stadion Untia Diumumkan Bulan Depan
Comments
Belum ada komentar