Salat Istisqa di Al Markaz, Appi: Kita Memohon Hujan kepada Allah SWT

Post Image Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin bersama masyarakat menggelar Salat Istisqa di Al Markaz untuk memohon hujan di tengah kemarau panjang. Pemkot juga memperkuat distribusi air bersih dan menambah SPAM

Author: RZ

Created: Sep 05, 2026

Category: Makassar

Views: 48

www.manggalanews.com – Makassar. Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, bersama jajaran Pemerintah Kota Makassar dan masyarakat melaksanakan Salat Istisqa di halaman Masjid Al Markaz Al-Islami, Sabtu (5/9/2026) pagi.

Salat Istisqa yang dimulai sekitar pukul 07.00 Wita tersebut digelar sebagai ikhtiar dan doa bersama untuk memohon turunnya hujan di tengah musim kemarau panjang yang melanda sejumlah wilayah Indonesia, termasuk Kota Makassar.

Imam Besar Masjid Al Markaz Al-Islami, Muammar Bakry, bertindak sebagai khatib. Sementara Salat Istisqa dipimpin Hasan Basri sebagai imam.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua TP PKK Kota Makassar Melinda Aksa, Wakil Bupati Soppeng Lutfi Halide, Kabintaljarahdam XIV/Hasanuddin Kolonel Inf. Nofid Arifin, serta sejumlah kepala lembaga dan instansi vertikal.

Munafri mengatakan, pelaksanaan Salat Istisqa merupakan bentuk penghambaan manusia kepada Allah SWT sekaligus ikhtiar spiritual dalam menghadapi kondisi kekeringan.

"Kehadiran kita pada pagi hari ini adalah bentuk dari manifestasi penghambaan kita kepada Allah SWT. Hari ini kita hadir bersama-sama di halaman Masjid Al Markaz ini untuk memohon, meminta kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, Allah SWT, untuk menurunkan hujan," ujar Munafri.

Menurut Munafri, musim kemarau panjang telah berdampak terhadap ketersediaan air bersih di sejumlah wilayah. Kondisi tersebut juga menimbulkan berbagai dampak lain, mulai dari menipisnya sumber air hingga berkurangnya ketersediaan air untuk kebutuhan irigasi.

Ia menyinggung prakiraan BMKG yang memperkirakan hujan baru akan turun pada akhir Oktober. Namun, menurutnya, prakiraan tersebut merupakan prediksi ilmiah, sedangkan manusia tetap memiliki ruang untuk berikhtiar dan berdoa.

"Ini perkiraan. Tapi semua ada yang mengatur, dan hari ini kita hadir bersama-sama untuk meminta kepada Pengaturnya untuk menurunkan. Doa-doa kita menjadi cara yang terbaik untuk menyampaikan ini kepada Sang Pengatur, Sang Maha Kuasa, Allah SWT," tuturnya.

Munafri yang akrab disapa Appi mengatakan, kondisi kekeringan juga mendorong Pemkot Makassar mengambil sejumlah langkah penanganan kedaruratan guna memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi.

Pemkot Makassar, kata dia, terus melakukan intervensi langsung di wilayah yang mengalami kekeringan. Bahkan, dirinya telah meninjau sejumlah lokasi untuk memastikan kebutuhan air masyarakat mendapat penanganan pemerintah.

Selain penanganan darurat, Pemkot Makassar juga tengah menyiapkan solusi jangka panjang melalui pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM).

Munafri menyebut, pada tahun ini pemerintah melakukan penambahan sekitar 18 SPAM di sejumlah titik untuk memperluas akses masyarakat terhadap sumber air bersih.

Di sisi lain, Dinas Pemadam Kebakaran dan BPBD Kota Makassar terus dikerahkan untuk mendistribusikan air bersih kepada masyarakat. Setiap hari, distribusi dilakukan di sekitar 50 hingga 60 titik yang membutuhkan pasokan air.

"Kita support dengan berbagai macam tahap. Baik melalui pembangunan SPAM, terus ada Dinas Pemadam, Dinas BPBD yang turun setiap hari hampir 50 sampai 60 titik untuk mendistribusi kebutuhan air," jelasnya.

Pemerintah juga melakukan intervensi terhadap sumber-sumber air yang masih tersedia di tengah masyarakat agar dapat dimanfaatkan secara maksimal.

"Kami bantu untuk secepatnya memberikan mesin baru karena cuma satu mesin jalan 24 jam untuk cover dua RW. Ini kami coba cepat untuk mengintervensi hal-hal yang seperti ini," katanya.

Appi menegaskan, pemerintah akan terus memaksimalkan seluruh sumber air yang masih tersedia agar distribusinya dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan.

"Di mana ada sumber-sumber air yang maksimal, langsung kita intervensi supaya kebutuhan air ini bisa terdistribusi dengan baik," pungkasnya.

 

Comments

Belum ada komentar