AKtivis GNPK, Ir. H. Ramzah Thabraman, ST,. SH
Author: RZ
Created: Aug 05, 2025
Category: Hukum dan Kriminal, Kabar Daerah
Views: 294
Manggalanews, Makassar - Aktivis Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Gerakan Nasional Pemberantasan Korupsi (GNPK) meminta Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan, dan Kejaksaan Negeri Takalar, untuk menelisik anggaran pelatihan serta bimbingan teknis Pemerintah Kabupaten Takalar Tahun 2025, yang digelar di sebuah Hotel Berbintang 4 di Kota Makassar.
Terkait hal itu, Ramzah mengatakan perlu diusut anggaran pelatihan Bimtek di Kabupaten Takalar dan kami meminta kepada Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan untuk menelisiknya.
"Kami minta agar anggaran pelatihan dan bimtek itu diusut. Apalagi, ada dugaan kalau semua pelatihan dan bimtek yang sedang dan akan digelar di kemudian hari di pusatkan tunggal di hotel tersebut," tegasnya, Ramzah (5/8/2025).
Menurut Ramzah, di saat efisiensi anggaran, Pemerintah Daerah seharusnya peka. Kalau pun ada, pelatihan serta bimtek itu, seharusnya dilakukan di Takalar saja. Toh, manfaat serta urgensnya, tetap sama. Kenapa harus di Makassar, itu kan pemborosan anggaran. Apalagi, fokus pada hotel tertentu. Ini jelas menimbulkan tanya. Apa afiliasi pemerintah kabupaten dengan hotel tersebut. Siapa pejabat yang mengarahkan agar kegiatan itu berpusat di hotel tertentu?, dan apa motif dibalik itu ?," tanya Ramzah.
Baca juga:
Inflasi Sulsel 2,86 Persen, Ini Strategi Pemprov Jaga Harga Kebutuhan Pokok
Jufri Rahman Kukuhkan Dewan Pengurus Korpri Parepare Masa Bakti 2026-2031
Ada Kasus Baru di Bea Cukai, KPK Sudah Tetapkan Tersangka dan Mulai Panggil Saksi
Pembangunan Desa di Sulsel Jadi Perhatian Komite I DPD RI, Infrastruktur hingga BUM Desa Dibahas
KPK Dalami Dugaan Gratifikasi Mutasi dan Promosi Jabatan di ATR/BPN, Penyidikan Bisa Berkembang
Comments
Belum ada komentar