Munafri saat memimpin Rapat Koordinasi bersama Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Makassar dan para pengusaha reklame di Kantor Balai Kota Makassar, Senin (10/8/2026).
Author: RZ
Created: Aug 11, 2026
Category: Makassar
Views: 49
www.manggalanews.com – Makassar. Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan sektor reklame memiliki peran penting dalam mendukung peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan meminta Bapenda dan pelaku usaha membangun pola komunikasi yang lebih baik terkait penataan titik reklame.
Namun, kontribusi tersebut harus berjalan seiring dengan penataan kota, estetika lingkungan, serta kepatuhan terhadap aturan yang berlaku.
Munafri. Menurutnya, penataan reklame tidak boleh hanya berorientasi pada kepentingan komersial, tetapi juga harus memberikan manfaat bagi pemerintah dan masyarakat. Hal itu disampaikan Munafri saat memimpin Rapat Koordinasi bersama Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Makassar dan para pengusaha reklame di Kantor Balai Kota Makassar, Senin (10/8/2026).
Pemkot Siapkan Penataan Ulang Titik Reklame
Munafri yang akrab disapa Appi mengungkapkan, Pemkot Makassar akan melakukan penataan ulang terhadap titik-titik reklame yang tersebar di wilayah kota.
"Ini untuk memastikan bahwa value dari sebuah titik ini memang harus mempunyai value yang kuat dan tidak bertumpuk-tumpuk," tuturnya.
Selain menata titik reklame, Appi juga mendorong peningkatan penggunaan media reklame digital seperti Videotron atau Light Emitting Diode (LED) di sejumlah lokasi strategis.
Menurutnya, ruang reklame yang sedang tidak digunakan untuk kepentingan komersial dapat dimanfaatkan sementara untuk menyampaikan pesan layanan masyarakat. Langkah tersebut dinilai dapat menjadi bentuk kontribusi pengusaha reklame dalam mendukung berbagai program pemerintah.
Akan Disusun Grand Design Reklame
Pemkot Makassar juga berencana menyusun grand design penempatan reklame. Langkah tersebut dilakukan agar pertumbuhan reklame di setiap kawasan dapat dikontrol dan tidak hanya bergantung pada ketersediaan ruang kosong.
Appi meminta seluruh proses pemasangan reklame dilakukan sesuai prosedur sejak awal, termasuk memastikan status kewenangan jalan dan perizinannya.
"Kalau jalan provinsi, izinnya ke instansi provinsi, kalau jalan negara, ke balai. Kalau jalan kota, ke kota. Kabupaten dan sebagainya," jelasnya.
Baliho Insidentil Jadi Perhatian
Selain reklame permanen, Appi meminta Bapenda memperketat pengawasan terhadap pemasangan baliho yang bersifat insidentil.
"Memasang baliho-baliho yang insidentil sifatnya itu sangat mengganggu. Kadang-kadang cuma pasang, setelah itu dibiarkan begitu saja, nanti kita lagi yang urusin," katanya.
Untuk mengatasi persoalan tersebut, ia mendorong adanya mekanisme bersama antara pemerintah dan pengusaha reklame, termasuk kemungkinan membangun media bersama untuk kebutuhan pemasangan materi insidentil.
Ruang Publik Akan Diperketat
Appi juga menyampaikan bahwa Pemkot Makassar akan mengatur lebih ketat lokasi yang diperbolehkan untuk pemasangan reklame.
Hal tersebut, kata Appi, sejalan dengan Peraturan Wali Kota Makassar Nomor 45 Tahun 2022 tentang Penyelenggaraan Reklame yang mengatur antara lain titik penempatan, estetika, serta larangan pemasangan reklame pada ruang publik tertentu.
Penataan Reklame Rokok
Appi, mendorong penataan reklame rokok agar tidak menampilkan identitas produk secara langsung di kawasan perkotaan, terutama di lokasi yang berdekatan dengan sekolah dan taman perlu menjadi perhatian serius.
"Makassar diproyeksikan menjadi kota sehat dan kota ramah anak. Kota sehat dan kota ramah anak ini membutuhkan salah satu persyaratannya adalah tidak boleh ada lagi tulisan rokok di tengah-tengah kota," katanya.
Sinergi Pemerintah dan Pengusaha
Munafri menegaskan penataan reklame bukan semata-mata menjadi tanggung jawab pengusaha. Pemerintah juga memiliki kewajiban memastikan tata kelola, pengawasan, perizinan, serta koordinasi antarlembaga berjalan dengan baik.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah dan pengusaha reklame menjadi kunci agar sektor tersebut mampu memberikan kontribusi optimal terhadap PAD sekaligus menjaga wajah Kota Makassar.
Baca juga:
Nipah Park Pastikan Aman, Operasional Kembali Normal Usai Kebakaran
Pemkot Makassar Dorong Kesempatan Kerja Setara bagi Penyandang Disabilitas
Menteri LH: Pembenahan TPA Tamangapa Makassar Layak Jadi Contoh Nasional
Kelurahan Panaikang Siapkan 40 Titik Teba dan 5 Bank Sampah, Warga Diminta Tak Ragu Pilah Sampah
TPA Antang Perketat Pengawasan, Truk Pengangkut Sampah Campuran Diputar Balik
Comments
Belum ada komentar