SPBU Pertamina 74.902.32 Racing
Author: RZ
Created: Sep 18, 2026
Category: Makassar
Views: 49
www.manggalanews.com – Makassar. Pernyataan pemerintah bahwa persoalan kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) di Makassar telah berakhir mulai mendapat gambaran di lapangan. Sejumlah SPBU di Kota Makassar dilaporkan kembali melayani masyarakat dengan kondisi yang lebih tertib dibandingkan beberapa hari sebelumnya.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia pada Kamis (17/9/2026) menyatakan persoalan BBM di Makassar telah terurai dan pasokan kembali terjaga. Pernyataan itu disampaikan setelah sebelumnya antrean kendaraan di sejumlah SPBU sempat mengular hingga mengganggu arus lalu lintas.
Perkembangan terbaru pada Jumat (18/9/2026) menunjukkan situasi penyaluran BBM di Makassar dan wilayah sekitarnya mulai kondusif. Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menyebut aktivitas pengisian di sejumlah SPBU berlangsung lebih tertib dan antrean kendaraan tidak lagi mengganggu arus lalu lintas seperti sebelumnya.
Pjs Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Okky Aditya Wibowo, mengatakan kondisi penyaluran BBM di Makassar, Gowa, Takalar, dan Maros saat ini lebih kondusif.
Menurutnya, Pertamina terus melakukan distribusi BBM ke lembaga penyalur secara rutin dengan menyesuaikan kebutuhan dan kondisi masing-masing wilayah. Pemantauan juga dilakukan bersama pemerintah daerah dan aparat penegak hukum untuk menjaga kelancaran pelayanan.
"Kondisi penyaluran BBM di Makassar, Gowa, Takalar, dan Maros saat ini sudah lebih kondusif. Ini tentu merupakan hasil kerja bersama antara Pertamina, pemerintah daerah, dan APH yang terus berkoordinasi dan melakukan pemantauan di lapangan," ujar Okky, dikutip dalam laman resmi Pertamina, Jumat, 18 September 2026.
Kondisi serupa sebelumnya juga terpantau dalam pemantauan Polrestabes Makassar. Pada Kamis (17/9), Kapolsek Tamalate Kompol Muhammad Idris memantau enam SPBU, yakni Parang Tambung, Alauddin, Mannuruki, Barombong, Tanjung Bunga, dan Abdul Kadir.
Hasil pemantauan menunjukkan BBM secara umum tersedia. SPBU Parang Tambung dan Alauddin memiliki stok Solar, Pertalite, dan Pertamax. SPBU Mannuruki tidak menyediakan Solar, tetapi Pertalite dan Pertamax tersedia. Sementara SPBU Abdul Kadir, Barombong, dan Tanjung Bunga dilaporkan memiliki ketersediaan BBM lengkap. Polisi juga menyebut tidak menemukan antrean panjang di lokasi yang dipantau.
Meski kondisi mulai normal, persoalan antrean BBM belum sepenuhnya dapat dipandang selesai tanpa melihat perkembangan beberapa hari ke depan. Sebelumnya, antrean panjang terjadi akibat meningkatnya permintaan BBM bersubsidi, termasuk pergeseran sebagian konsumen dari BBM nonsubsidi ke BBM subsidi.
Bahlil juga mengungkap adanya temuan kendaraan dengan tangki yang telah dimodifikasi dengan kapasitas sangat besar, bahkan mencapai ratusan liter hingga sekitar satu ton. Pemerintah meminta praktik penyalahgunaan BBM subsidi ditertibkan agar distribusi kembali tepat sasaran.
Di sisi lain, masyarakat masih perlu mengikuti ketentuan pengisian BBM bersubsidi yang berlaku. Pertamina mengimbau konsumen membeli BBM sesuai kebutuhan dan mengikuti arahan petugas di SPBU.
Dengan kondisi penyaluran yang mulai kondusif, perhatian berikutnya adalah memastikan pasokan tetap tersedia secara berkelanjutan sehingga antrean panjang tidak kembali terjadi di SPBU Makassar.
Manggala News akan terus memantau perkembangan distribusi BBM dan kondisi antrean di sejumlah SPBU di Kota Makassar.
Baca juga:
Lahan Kuburan Kosong Tamangapa Di Lalap Api
Rezza Said Konsolidasi ke BPN Gowa, Gagasan Percepatan Layanan Jadi Sorotan Jelang Musda REI
Advokat Senior Dr. Yusuf Gunco, SH, MH Meninggal Dunia, Wakil Ketua DPN GN-PK Sampaikan Belasungkawa
Korupsi di Sulsel Masih Menjadi Persoalan Serius, Tantangannya Bukan Sekadar Penindakan
Comments
Belum ada komentar