Michael Carrick pelatih Manchester United
Author: RZ
Created: Sep 18, 2026
Category: Olah Raga dan Otomotif
Views: 46
www.manggalanews.com – Manchester. Nama Eddie Howe mencuat sebagai kandidat teratas untuk menggantikan Michael Carrick sebagai pelatih Manchester United jika klub memutuskan mengakhiri kerja sama dengan juru taktik asal Inggris tersebut.
Howe, yang sebelumnya menangani Newcastle United, muncul sebagai favorit setelah Manchester United mengalami kekalahan mengejutkan dari Brighton pada babak Piala Liga Inggris, Kamis (17/9/2026) dini hari WIB.
Kekalahan tersebut menjadi catatan buruk bagi Setan Merah. Manchester United tercatat sebagai tim pertama sejak 1976 yang kalah di Old Trafford setelah sempat unggul dua gol.
Mengutip Sportbible melalui SuperBall.id, bursa peluang menempatkan Howe sebagai kandidat terdepan dengan odds 15/8. Pelatih Timnas Inggris, Thomas Tuchel, berada di posisi berikutnya dengan odds 3/1, disusul Julian Nagelsmann dengan 5/1.
Howe meninggalkan Newcastle United pada Juli 2026 setelah membawa klub tersebut mengakhiri musim sebelumnya di posisi ke-12 Liga Inggris.
Tekanan terhadap Carrick meningkat setelah Manchester United hanya mengoleksi empat poin dari empat pertandingan awal Liga Inggris 2026/2027. Setan Merah mengawali kompetisi domestik dengan kekalahan 0-2 dari Hull City pada Agustus.
Manchester United kemudian kalah 0-1 dalam derbi menghadapi Manchester City. Kekalahan tersebut menjadi sorotan karena City harus bermain dengan 10 pemain sejak Phil Foden menerima kartu merah pada menit ke-23, tetapi tetap mampu mencetak gol dan mempertahankan keunggulan.
Situasi semakin sulit setelah Manchester United tersingkir dari Piala Liga. Menghadapi Brighton, Shea Lacey dan Mason Mount membawa MU unggul 2-0 hanya dalam 10 menit.
Namun, Brighton bangkit melalui Charalampos Kostoulas pada menit 45+1. Pascal Gross dan Maxim De Cuyper kemudian mencetak gol pada babak kedua untuk membalikkan keadaan menjadi 3-2.
Manchester United gagal menyamakan kedudukan hingga pertandingan berakhir dan harus tersingkir dari kompetisi.
Meski demikian, laporan TEAMtalk menyebut Manchester United belum memiliki rencana untuk memecat Carrick. Sumber internal klub disebut menegaskan bahwa manajemen tidak ingin mengambil keputusan berdasarkan reaksi spontan terhadap hasil pertandingan.
"Klub sangat yakin mereka memiliki pelatih kepala muda yang sangat bagus dalam diri Michael Carrick. Tidak akan ada reaksi terburu-buru di sini," kata sumber klub seperti dikutip TEAMtalk.
Carrick juga disebut menghadapi persoalan terkait aktivitas transfer. Ia sebelumnya mengidentifikasi posisi penyerang dan bek kiri sebagai sektor yang membutuhkan tambahan pemain, tetapi Manchester United tidak berhasil mendatangkan pemain untuk dua posisi tersebut menjelang musim 2026/2027.
Sementara itu, Carrick menegaskan dirinya tidak merasa tertekan meski mendapat cemoohan dari sebagian suporter di Old Trafford.
"Saya tidak merasa tertekan. Bagaimanapun juga, itu sama sekali tidak mengganggu saya," ujar Carrick.
Menurutnya, fokus utama saat ini adalah membawa Manchester United kembali meraih kemenangan dan membangun suasana positif di dalam tim.
"Saya mengerti apa yang terjadi di luar sana dan bagaimana dunia bekerja, tetapi itu tidak mengganggu saya. Yang mengganggu saya adalah memenangkan pertandingan," tegasnya.
Baca juga:
Ajax Hantam Willem II 5-1, Maarten Paes Tampil Penuh
Como 1907 Hancurkan RB Leipzig 4-1 di Liga Champions, Debut Bersejarah
Liga Champions : Inter Dominan tapi Tumbang di Bernabéu, 2 Kesalahan Bikin Madrid Menang 2-1
Lazio Menang 2-1, Cagliari Taklukkan Lecce, Getafe dan Celta Berbagi Poin
Jangan Abaikan Lampu Indikator Kendaraan, Kenali Arti dan Risikonya
Comments
Belum ada komentar