Foto PLTU Punagaya/Jeneponto dari laman resmi UP Punagaya
Author: RZ
Created: Sep 08, 2026
Category: Kabar Daerah
Views: 32
www.manggalanews.com – Makassar. PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (UID Sulselrabar) terus mempercepat pemulihan sistem kelistrikan Sulawesi Bagian Selatan (Sulbagsel) yang hingga kini belum sepenuhnya kembali normal.
Langkah tersebut dilakukan dengan mengoptimalkan seluruh sumber pasokan listrik yang tersedia, termasuk mendorong sejumlah pembangkit yang masih dalam proses optimalisasi agar dapat kembali beroperasi secara bertahap.
General Manager PLN UID Sulselrabar, Edyansyah, mengatakan kondisi sistem kelistrikan terus dipantau secara real time. Salah satu perkembangan terbaru adalah kembali beroperasinya Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Jeneponto berkapasitas 125 megawatt (MW) yang mulai menyuplai listrik ke sistem Sulbagsel.
“PLN terus melakukan berbagai langkah untuk mengoptimalkan pasokan listrik Sistem Sulbagsel,” kata Edyansyah dalam keterangannya di Makassar.
Meski tambahan pasokan dari PLTU Jeneponto memberikan dukungan terhadap sistem, PLN menyebut masih terdapat pembangkit lain yang membutuhkan proses optimalisasi. Kondisi tersebut membuat daya mampu pasok belum sepenuhnya berada pada kondisi normal.
Dalam situasi pasokan yang masih terbatas, PLN tetap melakukan pengaturan beban secara bertahap dan terukur. Pola pengaturan tersebut disesuaikan dengan kondisi sistem secara real time serta perkembangan kemampuan pembangkit yang tersedia.
Informasi serupa juga diberitakan Bisnis Sulawesi dan SulawesiPos pada 7 September 2026. Kedua media tersebut melaporkan bahwa PLN terus mendorong optimalisasi pembangkit lainnya setelah PLTU Jeneponto kembali menyuplai listrik. Sindo Makassar juga melaporkan perkembangan yang sama, termasuk pemantauan kondisi sistem secara real time oleh PLN.
Gangguan pasokan listrik ini menjadi perhatian karena tidak hanya berdampak kepada rumah tangga, tetapi juga aktivitas ekonomi. Sektor perdagangan, perhotelan, restoran, kafe, industri hingga usaha mikro dan kecil membutuhkan pasokan listrik yang stabil untuk menjalankan kegiatan operasional.
Sebelumnya, kondisi pemulihan sistem juga telah berdampak pada sejumlah sektor usaha di Sulsel. ANTARA melaporkan bahwa pemadaman bergilir turut dirasakan sektor kafe, hotel dan restoran.
PLN menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan yang terjadi. Perusahaan memastikan petugas terus melakukan percepatan penanganan dan mengoptimalkan seluruh sumber daya yang tersedia agar kebutuhan pengaturan beban dapat semakin diminimalkan.
Masyarakat diminta mengikuti informasi terbaru mengenai kondisi kelistrikan dan wilayah terdampak melalui aplikasi PLN Mobile serta kanal informasi resmi PLN, termasuk WhatsApp Channel PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) masing-masing wilayah.
PLN menegaskan akan terus bekerja untuk meningkatkan daya mampu pasok hingga sistem kelistrikan Sulbagsel dapat kembali normal.
------------
Sumber : PLN UID Sulselrabar
Baca juga:
Korupsi di Sulsel Masih Menjadi Persoalan Serius, Tantangannya Bukan Sekadar Penindakan
“Gubernur Sulsel Andi Sudirman Salat Istisqa di Rujab, Ribuan Warga Berdoa Minta Hujan”
Kementerian PU Apresiasi Program MYP Rp2,5 Triliun Pemprov Sulsel untuk Percepat Jalan Provinsi
KNPI Sulsel Dan Disdik Sulsel Bersinergi, Pemuda Disiapkan Jadi Penggerak Kemajuan Pendidikan
Wiranto Resmikan JW Padel Court, Sport and Lifestyle Hub Baru di Jakarta
Comments
Belum ada komentar