Perlinsos Digital Makassar Capai 50.088 KK, Pemkot Kejar Target 70 Persen

Post Image Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Sosial terus mempercepat pendataan warga melalui platform Perlindungan Sosial (Perlinsos) Digital.

Author: RZ

Created: Aug 13, 2026

Category: Makassar

Views: 39

www.manggalanews.com — Makassar. Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Sosial terus mempercepat pendataan warga melalui platform Perlindungan Sosial (Perlinsos) Digital. Hingga 11 Agustus 2026, sebanyak 50.088 Kepala Keluarga (KK) atau sekitar 11,41 persen dari total sasaran telah berhasil didata.

Kepala Dinas Sosial Kota Makassar, Andi Bukti Djufrie, mengatakan progres tersebut meningkat signifikan setelah pemerintah mengerahkan agen dari berbagai perangkat daerah untuk turun langsung ke lapangan.

“Progres Perlinsos sudah mengalami peningkatan signifikan. Agen turun ke lapangan per kecamatan. Agen kita semuanya ASN dari berbagai SKPD yang ada di kecamatan,” ujar Andi Bukti, Rabu (12/8/2026).

Makassar merupakan salah satu dari 48 daerah pilot project nasional dalam digitalisasi perlindungan sosial. Pemerintah pusat menetapkan target uji coba sekitar 40 hingga 60 persen. Namun, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin (Appi) meminta capaian di Makassar dapat mencapai 70 persen sebelum 31 Agustus 2026.

Untuk mengejar target tersebut, Dinas Sosial menyiapkan sekitar 5.000 Agen Perlinsos yang berasal dari ASN berbagai SKPD. Pendataan dilakukan secara bertahap berdasarkan wilayah kecamatan dalam empat sesi, masing-masing berlangsung selama tiga hari.

Pada tahap awal, agen diterjunkan di Kecamatan Panakkukang, Tamalanrea, Ujung Pandang, Mariso, dan Manggala. Tahap berikutnya menyasar Mamajang, Bontoala, Wajo, Tamalate, dan Sangkarrang, kemudian dilanjutkan ke kecamatan lainnya seperti Biringkanaya, Tallo, Makassar, dan Ujung Tanah.

Secara keseluruhan, terdapat sekitar 426.000 KK yang menjadi sasaran pendataan Perlinsos Digital di Kota Makassar.

Andi Bukti menegaskan, percepatan pendataan bukan sekadar mengejar persentase, tetapi memastikan kondisi sosial ekonomi warga tercatat secara akurat.

“Total target data kita ada 426.000 KK yang mau didata. Percepatan pendataan bukan semata mengejar angka persentase, tetapi juga memastikan warga yang menjadi sasaran benar-benar terdata dengan baik,” tuturnya.

Meski mengalami peningkatan, Dinas Sosial masih menghadapi kendala terkait komitmen dan ketersediaan agen dari sejumlah SKPD. Untuk menutup kekurangan personel, Dinsos ikut turun langsung membantu proses pendataan.

Setelah pengerahan agen SKPD selesai, RT dan RW akan dilibatkan untuk menyisir warga yang belum terdata. Langkah ini diharapkan memperkuat validasi data hingga tingkat lingkungan sekaligus memastikan tidak ada warga yang terlewat.

Perlinsos Digital juga menyediakan portal untuk pendaftaran dan pengaduan data secara terintegrasi. Digitalisasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan akurasi data penerima bantuan sosial, mengurangi ketidaktepatan sasaran, serta memudahkan masyarakat melakukan pemutakhiran data.

Dinas Sosial Kota Makassar optimistis percepatan pendataan terus meningkat dan target 70 persen pada 31 Agustus 2026 dapat tercapai.

“Target kita sekarang bagaimana terus menggenjot pendataan. Harapannya sebelum tanggal 31 Agustus bisa mencapai 70 persen,” pungkas Andi Bukti.

 

Comments

Belum ada komentar