CFD Jalan Rusa Dibuka, Appi Siapkan Ruang Usaha bagi PKL dan UMKM Makassar

Post Image Walikota Makassar

Author: RZ

Created: Oct 18, 2026

Category: Makassar

Views: 35

www.manggalanews.com — MAKASSAR. Pemerintah Kota Makassar menghadirkan ruang usaha alternatif bagi pedagang kaki lima (PKL) dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui pembukaan Car Free Day (CFD) di Jalan Rusa, Kelurahan Maricaya, Kecamatan Makassar, Minggu (18/10/2026) pagi.

Kegiatan yang diresmikan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menjadi bagian dari upaya pemerintah menghadirkan solusi ekonomi bagi pedagang sekaligus menata pemanfaatan fasilitas umum dan fasilitas sosial agar lebih tertib.

Munafri yang akrab disapa Appi menegaskan, keberadaan CFD harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama dalam membuka peluang usaha dan meningkatkan kesejahteraan keluarga.

“Pada hari ini, saya ingin menyampaikan bahwa kegiatan ini harus dimaksimalkan dengan baik. Artinya, kegiatan ini harus bermanfaat untuk masyarakat. Jangan dilakukan kalau tidak ada manfaatnya untuk masyarakat,” tegas Appi.

Menurutnya, penataan PKL di Makassar tidak boleh berhenti pada penertiban semata. Pemerintah perlu menghadirkan alternatif tempat berjualan agar masyarakat tetap memiliki kesempatan mencari nafkah.

Melalui CFD Jalan Rusa, warga dapat berolahraga sekaligus menikmati berbagai produk lokal, mulai dari kuliner, sayuran, pakaian, hingga aneka produk kreatif yang ditawarkan pedagang.

Appi meminta Camat Makassar memprioritaskan warga sekitar untuk memperoleh kesempatan berjualan. Pengaturan lapak harus dilakukan secara adil agar manfaat ekonomi dapat dirasakan lebih luas.

“UMKM yang hadir benar-benar mampu untuk dihidupkan, untuk diberdayakan, sehingga pendapatan dan kesejahteraan mereka bisa lebih meningkat lagi,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pembukaan CFD juga menjadi bagian dari pendekatan penataan kota melalui konsep akupunktur kota, yakni menghidupkan titik tertentu agar memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitarnya.

Jalan Rusa diharapkan berkembang menjadi ruang interaksi sosial yang mempertemukan masyarakat sekaligus menggerakkan ekonomi lokal. Appi pun mengimbau camat, lurah, serta ketua RT dan RW menghadirkan kegiatan edukatif secara rutin setiap pekan.

Selain pemberdayaan ekonomi, Wali Kota mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan, keamanan, dan ketertiban. Sampah yang dihasilkan selama kegiatan, menurutnya, menjadi tanggung jawab bersama, bukan hanya petugas kebersihan.

“Jangan setelah acara ini sampai jam 10.00, sampahnya masih berserakan di mana-mana. Sampah ini tidak hanya menjadi tanggung jawab petugas kebersihan, tapi tanggung jawab kita semua,” katanya.

Pedagang makanan juga diminta menjaga kebersihan dan higienitas produk. Sementara itu, panitia harus memastikan pembagian lapak berlangsung tertib tanpa konflik antarpedagang.

“Jangan tempat ini dijadikan tempat untuk saling jago-jagoan, tempat untuk berkelahi. Kalau itu terjadi, saya akan langsung tutup kegiatan ini,” tegasnya.

Appi turut meminta agar lapak tidak menghalangi pejalan kaki dan jalur evakuasi, termasuk akses ambulans serta kendaraan darurat. Kendaraan juga tidak diperbolehkan melintas selama jam pelaksanaan CFD.

Ia menyampaikan apresiasi kepada warga sekitar yang mendukung penyelenggaraan kegiatan tersebut. Menurutnya, keberlanjutan CFD membutuhkan partisipasi dan rasa memiliki seluruh masyarakat.

Melalui CFD Jalan Rusa, Pemkot Makassar berharap penataan kawasan berjalan seiring dengan pemberdayaan ekonomi kerakyatan. Ruang publik ini diharapkan menjadi contoh bahwa penataan PKL dapat disertai solusi usaha yang produktif, tertib, dan berkelanjutan.

 

Comments

Belum ada komentar