Gelombang Kedua "War Ticket" HUT ke-81 RI Dibuka, Masyarakat Kembali Berpeluang Ikuti Upacara di Istana Merdeka

Post Image Ilustrasi Poster War Tiket HUT RI Ke 81 Tahun 2026

Author: RZ

Created: Aug 06, 2026

Category: Nasional

Views: 48

www.manggalanews.com – Jakarta. Kesempatan bagi masyarakat untuk mengikuti secara langsung Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Merdeka kembali dibuka. Sekretariat Kabinet (Setkab) resmi membuka pendaftaran gelombang kedua "War Ticket" pada Kamis (6/8/2026) mulai pukul 10.00 WIB.

Pendaftaran diperuntukkan bagi masyarakat yang ingin menyaksikan dan mengikuti Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan RI yang akan digelar di Istana Merdeka, Jakarta.

Istilah "War Ticket" menjadi populer di kalangan warganet karena tingginya antusiasme masyarakat untuk mendapatkan undangan menghadiri upacara kenegaraan tersebut. Dengan kuota yang terbatas, proses pendaftaran kerap berlangsung sangat cepat sehingga peserta harus sigap saat sistem dibuka.

Sekretariat Kabinet mengimbau masyarakat untuk mempersiapkan data diri terlebih dahulu dan mengakses laman pendaftaran tepat waktu agar peluang memperoleh undangan semakin besar.

Upacara Peringatan HUT ke-81 RI merupakan salah satu agenda kenegaraan yang paling dinantikan setiap tahunnya. Selain dihadiri Presiden, Wakil Presiden, pimpinan lembaga negara, jajaran Kabinet Merah Putih, duta besar negara sahabat, dan tamu undangan, pemerintah juga menyediakan kuota bagi masyarakat umum melalui mekanisme pendaftaran secara daring.

Peserta yang berhasil memperoleh undangan akan menerima informasi lanjutan mengenai proses verifikasi, ketentuan berpakaian, serta tata tertib yang wajib dipatuhi selama mengikuti rangkaian upacara di kawasan Istana Merdeka.

Sekretariat Kabinet juga mengingatkan masyarakat agar hanya mengikuti informasi dari kanal resmi pemerintah dan tidak mempercayai pihak-pihak yang menawarkan jasa memperoleh tiket di luar mekanisme yang telah ditetapkan.

Lebih dari 128 Ribu Orang Ikut "War Ticket" Hari Pertama

Antusiasme masyarakat pada pembukaan pendaftaran gelombang pertama tercatat sangat tinggi. Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi, mengungkapkan sebanyak 128.331 orang mengikuti perebutan tiket pada hari pertama.

Peserta tidak hanya berasal dari 36 provinsi di Indonesia, tetapi juga dari berbagai negara, di antaranya Amerika Serikat, Australia, Rusia, Jerman, Britania Raya, Turki, Prancis, Arab Saudi, Belanda, Jepang, Korea Selatan, Hong Kong, Singapura, dan Malaysia.

"Pada hari pertama kemarin tercatat 128.331 masyarakat mengikuti war ticket, yang tersebar di 36 provinsi, bahkan ada peserta dari mancanegara, di antaranya Amerika Serikat, Australia, Rusia, Jerman, Britania Raya, Turki, Prancis, Arab Saudi, Belanda, Jepang, Korea Selatan, Hong Kong, Singapura, dan Malaysia," ujar Mensesneg Prasetyo Hadi dalam keterangan tertulisnya, Kamis (6/8/2026).

Prasetyo mengajak masyarakat untuk terus memantau informasi resmi terkait pelaksanaan perebutan undangan dan mengikuti seluruh ketentuan yang telah ditetapkan agar proses pendaftaran berjalan tertib dan lancar.

Pendaftaran masyarakat umum dapat dilakukan melalui laman resmi pandang.istanapresiden.go.id. Pemerintah mengimbau masyarakat segera melakukan registrasi karena kuota yang tersedia terbatas dan diperkirakan akan kembali habis dalam waktu singkat mengingat tingginya minat masyarakat untuk mengikuti momen bersejarah tersebut secara langsung di Istana Merdeka.

 

Comments

Belum ada komentar