Rezza Pratama Said Mundur dari Bursa Ketua REI Sulsel, Pilih Jaga Persatuan Organisasi

Post Image Rezza Pratama Said bersama Tokoh senior Real Estat Indonesia (REI) Sulawesi Selatan, Andi Idris Manggabarani

Author: RZ

Created: Oct 01, 2026

Category: Kabar Daerah

Views: 56

www.manggalanews.com — Makassar. Bakal calon Ketua DPD Realestat Indonesia (REI) Sulawesi Selatan periode 2026–2029, Rezza Pratama Said, S.T., menyatakan tidak melanjutkan kontestasi pemilihan Ketua DPD REI Sulsel.

Keputusan tersebut disampaikan Rezza melalui pernyataan di Makassar, Rabu (30/9/2026). Ia mengatakan keputusan itu diambil setelah menerima masukan dari tiga Ketua Kehormatan DPD REI Sulsel, yakni H. Andi Idris Manggabarani, Ir. H. M. Arief Mone, M.T., dan Ir. Raymond Ardan Arfandy.

Rezza mengatakan, ketiga senior tersebut mengingatkan pentingnya menjaga suasana organisasi tetap kondusif serta menghindari dinamika yang berpotensi mengganggu persatuan keluarga besar REI Sulsel.

“Setelah mendengar masukan itu dan menimbangnya dengan sungguh-sungguh, saya memutuskan untuk tidak melanjutkan kontestasi sebagai calon Ketua DPD REI Sulsel periode 2026–2029,” ujar Rezza.

Menurutnya, keputusan tersebut diambil dengan kesadaran penuh dan tidak berarti mengakhiri komitmennya terhadap organisasi. Ia menilai REI bukan sekadar tempat untuk berkompetisi mendapatkan posisi, melainkan rumah bersama yang dibangun para senior dan seluruh anggota melalui proses panjang.

“Kontestasi pada akhirnya akan selesai. Tetapi organisasi ini akan terus berjalan, dan tantangan yang menunggu di depan jauh lebih besar,” katanya.

Rezza menegaskan, dirinya tidak ingin dinamika pemilihan membuat keluarga besar REI Sulsel kehilangan hal yang lebih berharga, yakni persaudaraan dan kebersamaan.

Ia juga meminta para pendukung dan sahabat yang selama ini memberikan dukungan agar menerima keputusan tersebut dengan kepala tegak dan tidak menjadikannya alasan untuk terpecah.

“Justru sekarang waktunya kita menunjukkan bahwa kita bisa menempatkan kepentingan organisasi di atas kepentingan kita masing-masing,” ucapnya.

Rezza menyebut dunia usaha properti menghadapi tantangan yang semakin kompleks. Karena itu, menurut dia, energi organisasi seharusnya diarahkan untuk membangun industri properti Sulawesi Selatan dan memperkuat posisi REI sebagai mitra strategis pemerintah.

Ia tetap memegang gagasan untuk mewujudkan REI Sulsel yang solid, progresif, dan berdaya, serta mampu memberi manfaat bagi seluruh anggota sekaligus menjadi penggerak industri properti di kawasan timur Indonesia.

Dalam pernyataannya, Rezza juga menyampaikan penghormatan kepada H. Badris Salam sebagai sesama kandidat dalam proses pemilihan Ketua DPD REI Sulsel.

Ia berharap calon yang nantinya mendapat amanah dapat membawa REI Sulsel semakin kuat dan mampu merangkul seluruh elemen organisasi.

“Tidak ada yang benar-benar menang atau kalah ketika yang kita perjuangkan adalah organisasi. Yang harus menang adalah REI Sulsel,” tegasnya.

Rezza menyatakan akan tetap menjadi bagian dari keluarga besar REI dan terus berkontribusi sesuai kemampuan. Baginya, jabatan merupakan amanah yang datang dan pergi, sementara pengabdian kepada organisasi dapat dilakukan dari posisi mana pun.

“Perjuangan untuk REI yang lebih solid, progresif, dan berdaya tidak berhenti hari ini. Kita hanya mengambil jalan yang berbeda untuk menjaga rumah yang sama. REI adalah rumah kita bersama,” tutup Rezza.

 

Comments

Belum ada komentar