Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman bersama Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi
Author: RZ
Created: Sep 10, 2026
Category: Kabar Daerah
Views: 46
www.manggala.news.com – Makassar. Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman bersama Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi memperkuat pengawasan penyaluran bahan bakar minyak (BBM), khususnya BBM bersubsidi, untuk memastikan distribusinya tepat sasaran.
Hal itu disampaikan Andi Sudirman saat menerima audiensi Executive General Manager (EGM) Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Deny Sukendar, beserta jajaran di Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Makassar, Kamis (10/9/2026).
Pertemuan tersebut merupakan tindak lanjut Surat Edaran Pemprov Sulsel terkait pemantauan dan pengawasan penyaluran BBM bersubsidi di SPBU pada 24 kabupaten/kota.
“Kita telah membentuk Satgas juga dan kami menyampaikan kepada seluruh masyarakat untuk tidak melaksanakan panik buying, pembelian BBM,” kata Andi Sudirman.
Ia memastikan stok BBM masih tersedia di SPBU, termasuk sejumlah layanan yang beroperasi selama 24 jam. Namun, peningkatan permintaan terhadap BBM bersubsidi menyebabkan kepadatan dan antrean di sejumlah SPBU.
“Stok ada di SPBU kita, termasuk 24 jam terbuka, dan memang ada peningkatan permintaan untuk yang bersubsidi,” ujarnya.
Andi Sudirman meminta masyarakat tidak melakukan pembelian secara berlebihan. Menurutnya, kepanikan justru dapat memperpanjang antrean dan menyulitkan masyarakat yang benar-benar membutuhkan BBM untuk aktivitas sehari-hari.
Pemprov Sulsel juga menemukan indikasi praktik yang tidak sesuai aturan di lapangan. Di antaranya pengisian BBM secara berulang meski BBM sebelumnya belum dimanfaatkan hingga dugaan modifikasi tangki kendaraan.
“Tidak sedikit ada di lapangan ditemukan kondisi-kondisi yang mengindikasikan kecurangan, baik daripada pengisian berulang tanpa dimanfaatkan BBM yang sudah diisi hari sebelumnya. Yang kedua kadang-kadang modifikasi tangki,” jelasnya.
Sebagai langkah pencegahan, pengawasan akan diperketat. Pemeriksaan dilakukan terhadap kendaraan yang diduga melanggar aturan, termasuk kemungkinan pencabutan izin hingga pemblokiran nomor polisi kendaraan.
“Kita akan perketat ke depan, termasuk pemeriksaan sampai pencabutan izin dan pemblokiran nomor polisi kendaraan tersebut,” tegas Andi Sudirman.
Ia juga meminta pemilik kendaraan dan pengemudi mematuhi ketentuan yang berlaku serta tidak mengambil keuntungan dengan cara melakukan pengisian berulang maupun menggunakan kendaraan yang telah dimodifikasi.
Pengawasan melibatkan kepolisian, Pertamina, serta jajaran Pemprov Sulsel. Tim di lapangan akan terus memantau penyaluran dan pengisian BBM di SPBU.
Pemprov Sulsel juga akan terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat karena kebijakan dan kewenangan terkait BBM berada dalam koordinasi pemerintah pusat.
“Kami meminta kepada semua tertib dalam pengisian. Kami mohon kerja samanya kepada masyarakat yang kami cintai dan tetap sabar,” pungkasnya.
Baca juga:
20 Calon Taruna Penerbangan Sulsel Dapat Beasiswa, Andi Sudirman: Jadilah Lulusan Terbaik
Korupsi di Sulsel Masih Menjadi Persoalan Serius, Tantangannya Bukan Sekadar Penindakan
“Gubernur Sulsel Andi Sudirman Salat Istisqa di Rujab, Ribuan Warga Berdoa Minta Hujan”
Pemulihan Listrik Sulbagsel Dikebut, PLN Masih Lakukan Pengaturan Beban
Kementerian PU Apresiasi Program MYP Rp2,5 Triliun Pemprov Sulsel untuk Percepat Jalan Provinsi
Comments
Belum ada komentar